Surabaya (Humas KUA Sukolilo) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukolilo memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan umat melalui kolaborasi bersama Yayasan Baitul Mal (YBM) BRILiaN dan Pemerintah Kelurahan Keputih pada kegiatan Launching Mustahik Income Generating Program (MIGP) yang digelar di Balai Kelurahan Keputih, Selasa (28/7/2026). Program ini menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan ekonomi, penguatan ketahanan keluarga, dan pembinaan keagamaan bagi 17 keluarga penerima manfaat. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Keputih, Marendra, yang mewakili Lurah Keputih. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kelurahan, YBM BRILiaN, dan KUA Sukolilo dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Program MIGP sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai modal usaha yang produktif dan terus dipantau perkembangannya agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi benar-benar menjadi modal usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pendampingan dan pengawasan menjadi bagian penting agar tujuan program ini dapat tercapai,” ujarnya.
Selanjutnya, perwakilan YBM BRILiaN Regional Surabaya menjelaskan bahwa Program MIGP merupakan program pemberdayaan mustahik yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun. Sebanyak 17 keluarga penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan keluarga, penguatan ekonomi, dan pembinaan secara berkelanjutan. Pada tahun pertama, peserta memperoleh pendampingan keluarga dan bantuan kebutuhan dasar. Memasuki tahun kedua, program difokuskan pada pemberian modal usaha, yang tetap disertai pendampingan keluarga, pembinaan UMKM, serta beasiswa bagi anak-anak keluarga penerima manfaat. Adapun pada tahun ketiga, pendampingan tetap berlanjut disertai bantuan sesuai kebutuhan keluarga.
YBM BRILiaN juga menggandeng KUA Sukolilo sebagai mitra strategis dalam memberikan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter bagi peserta program. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya meningkatkan aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga. Mewakili Kepala KUA Sukolilo, Penyuluh Agama Islam menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada KUA Sukolilo untuk terlibat dalam pendampingan Program MIGP. Ia menegaskan bahwa persoalan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, dan Kementerian Agama menjadi modal penting dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“KUA hadir tidak hanya memberikan pelayanan keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam penguatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan umat. Kolaborasi seperti ini merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan kesejahteraan yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga spiritual,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan yang diterima dengan penuh tanggung jawab serta mengikuti seluruh proses pendampingan dengan sungguh-sungguh.
“Harapan kami, program ini menjadi titik awal lahirnya keluarga-keluarga yang mandiri, produktif, dan berdaya. Semoga para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya, bahkan suatu saat mampu menjadi pribadi yang turut berbagi dan memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan kesiapan KUA Sukolilo melalui para Penyuluh Agama Islam untuk mendukung keberlangsungan program sesuai tugas dan fungsi Kementerian Agama, khususnya dalam pembinaan keagamaan, penguatan ketahanan keluarga, dan pembangunan karakter masyarakat. Melalui kolaborasi antara YBM BRILiaN, Pemerintah Kelurahan Keputih, dan KUA Sukolilo, Program MIGP diharapkan mampu melahirkan keluarga-keluarga yang mandiri secara ekonomi, kuat secara spiritual, serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh pemangku kepentingan dan keluarga penerima manfaat sebagai simbol dimulainya sinergi pendampingan Program Mustahik Income Generating Program di Kelurahan Keputih.

Kontributor: Mochamad Abduloh, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukolilo.
