WhatsApp Image 2026-07-27 at 11.25.23

Kepemimpinan Baru, Harapan Baru: Madrasah Maju Dimulai dari Kepemimpinan yang Visioner

SURABAYA – Pergantian kepemimpinan di lingkungan madrasah bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola lembaga pendidikan, menghadirkan inovasi, dan membangun semangat baru dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan adaptif menjadi kunci agar madrasah mampu terus berkembang serta menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah yang berlangsung di MIN 1 Kota Surabaya, Senin (27/7/2026), Sertijab Kepala MIN 1 Kota Surabaya diserahkan oleh Kusdi, kepala madrasah yang lama, kepada Yudha Kurniawan, Kepala MIN 1 Kota Surabaya yang baru. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Muhammad Muslim, hadir memberikan arahan sekaligus menyampaikan harapan kepada kepala madrasah yang baru beserta seluruh guru dan tenaga kependidikan agar bersama-sama membawa MIN 1 Kota Surabaya menuju madrasah yang semakin maju dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Muhammad Muslim menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan harus menjadi awal lahirnya berbagai gagasan dan inovasi baru. Menurutnya, kepala madrasah dituntut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang visioner, memiliki keberanian melakukan perubahan, serta menghadirkan terobosan yang memberikan dampak nyata terhadap kemajuan lembaga.
blank

“Saya berharap kepala madrasah yang baru mampu melahirkan inovasi-inovasi dalam mengembangkan MIN 1 Kota Surabaya agar menjadi lebih baik lagi. Setiap tantangan harus dijadikan peluang untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan,” ujar Muhammad Muslim.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah madrasah tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepala madrasah seorang diri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite, dan seluruh warga madrasah dalam membangun budaya kerja yang solid, saling mendukung, serta memiliki visi yang sama untuk memajukan lembaga.

Menurutnya, guru merupakan kekuatan utama dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, kepala madrasah diharapkan mampu membangun komunikasi yang harmonis, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik.
blank blank

Selain memperkuat kolaborasi internal, Muhammad Muslim juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar. Kepercayaan masyarakat merupakan modal besar bagi kemajuan madrasah. Dengan komunikasi yang terbuka, pelayanan yang berkualitas, serta berbagai inovasi yang terus dikembangkan, madrasah akan semakin dipercaya dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyekolahkan putra-putrinya.

Momentum serah terima jabatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya semangat baru dalam mengembangkan MIN 1 Kota Surabaya. Melalui kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan mampu membangun kolaborasi, madrasah diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, melahirkan berbagai prestasi, serta memperkuat eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
blank

Read More