WhatsApp Image 2026-07-02 at 13.23.17

Sinergi Lintas Sektoral Kemenag dengan FKUB Kota Surabaya, Perkuat Madrasah Moderasi hingga Kampung Pancasila

Surabaya— Keberagaman masyarakat Kota Surabaya menjadi potensi besar dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Kondisi masyarakat yang terdiri atas berbagai latar belakang agama dan budaya membutuhkan penguatan komunikasi, kerja sama, serta komitmen bersama agar perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan.

Upaya memperkuat kerukunan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya ke Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya pada Kamis, 23 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Kepala KanKemenag Kota Surabaya tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembahasan langkah strategis dalam memperkuat harmoni sosial melalui kolaborasi lintas sektor.

blank

Kepala KanKemenag Kota Surabaya, Muhammad Muslim, menyambut baik kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan mengapresiasi peran lembaga tersebut dalam menjaga komunikasi antarumat beragama. Menurutnya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memiliki posisi penting dalam memperkuat hubungan lintas agama karena menjadi wadah bersama untuk membangun pemahaman, menyelesaikan persoalan secara dialogis, serta menjaga suasana kehidupan masyarakat yang kondusif.

Muslim menegaskan bahwa moderasi beragama harus diwujudkan dalam bentuk gerakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Kerukunan tidak cukup hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi perlu diperkuat melalui kebiasaan saling menghormati, keterlibatan sosial, dan kerja sama dari berbagai unsur masyarakat.

blank

“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama. Kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa kerukunan adalah kebutuhan dan tanggung jawab kita semua,” tegas Muslim.

Dalam pertemuan tersebut, penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan menjadi salah satu perhatian utama. Muslim mendorong Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut berperan dalam memberikan penguatan nilai-nilai toleransi di madrasah, mengingat lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang mampu memahami keberagaman secara bijak. Penanaman nilai moderasi beragama sejak dini diharapkan dapat membangun generasi yang memiliki pemahaman keagamaan yang seimbang, menghargai perbedaan, serta mampu berinteraksi secara positif di tengah masyarakat yang majemuk.

Selain melalui sektor pendidikan, sinergi Kemenag dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga diarahkan pada penguatan komunikasi lintas agama di tingkat masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah pelaksanaan supervisi bersama ke rumah-rumah ibadah sebagai upaya membangun kedekatan, memperkuat koordinasi, serta menciptakan hubungan yang saling memahami antarumat beragama. Kegiatan tersebut juga mendukung penguatan Kampung Pancasila sebagai ruang sosial yang mencerminkan nilai persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman. Kehadiran Kampung Pancasila menjadi salah satu bentuk nyata bahwa nilai kebangsaan dapat tumbuh melalui interaksi masyarakat yang terbuka dan saling menghargai.

Sinergi antara Kementerian Agama Kota Surabaya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kerukunan umat beragama. Kolaborasi tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan suasana damai, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keberagaman merupakan kekuatan bersama yang harus dirawat.

Melalui penguatan Madrasah Moderasi hingga Kampung Pancasila, Kementerian Agama Kota Surabaya terus mendorong terciptanya ekosistem kehidupan beragama yang moderat, inklusif, dan harmonis. Upaya tersebut menjadi langkah bersama dalam mewujudkan masyarakat yang mampu hidup berdampingan serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.

blank

Read More