Surabaya—Madrasah tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi tempat lahirnya generasi yang memiliki penguasaan ilmu keislaman dan karakter religius. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatanKhotamandan ImtihanMadrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Surabaya yang menjadi momentum apresiasi atas capaian para siswa dalam bidang keagamaan.

Kegiatan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026 di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Surabaya. Sebanyak347 siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan berbagai capaian, terdiri atas286 siswa kategori tahtim, 52 siswa kategori tahfidz Al-Qur’an, dan 9 siswa kategori mahir baca kitab kuning.
Pelaksanaan Khotaman dan Imtihan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan pendidikan keagamaan yang berkualitas. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, madrasah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan memahami dan mengamalkan nilai-nilai keislaman.
Kepala Kankemenag Kota Surabaya,Muhammad Muslim, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Surabaya. Ia menilai keberhasilan siswa, khususnya dalam penguasaan baca kitab kuning, merupakan pencapaian yang patut mendapat penghargaan.
Menurut Muslim, kemampuan membaca kitab kuning di lingkungan madrasah negeri menunjukkan adanya penguatan pendidikan keislaman yang berjalan dengan baik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu menghadirkan pembelajaran agama yang mendalam sekaligus tetap berjalan seiring dengan pendidikan umum.

“Kalau mahir baca kitab kuning dari pondok pesantren mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Namun, jika mahir baca kitab kuning dari madrasah negeri itu adalah sesuatu yang luar biasa dan patut kita banggakan bersama,” tegas Muslim.
Harapannya, capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Penguasaan Al-Qur’an dan kitab kuning diharapkan tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga menjadi bekal dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.
Melalui kegiatan Khotaman dan Imtihan ini, Madrasah Tsanawiyah Negeri(MTsN) 2 Kota Surabaya menunjukkan peran strategis madrasah dalam mencetak generasi Qur’ani dan berkarakter. Keberhasilan para siswa menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan Islam di Kota Surabaya serta menghadirkan generasi yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

