Surabaya — Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Muhammad Muslim, dalam kegiatan Haflatul Wada’ siswa-siswi kelas XII MAN 1 Kota Surabaya yang digelar pada Sabtu (02/05/2026) di Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kegiatan Haflatul Wada’ merupakan kegiatan pelepasan peserta didik yang telah menyelesaikan masa studinya di madrasah. Lebih dari sekadar seremoni perpisahan, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai karakter sebelum para lulusan melanjutkan perjalanan pendidikan dan kehidupan di masa mendatang.Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi pelepasan tersebut. Para siswa tidak hanya dilepas sebagai lulusan madrasah, tetapi juga sebagai generasi muda yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.
Dalam arahan tegasnya, Muhammad Muslim menegaskan bahwa ketaatan, akhlak, dan kebermanfaatan merupakan tiga pilar utama yang harus dimiliki setiap generasi muda dalam meraih kesuksesan.Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari capaian akademik, jabatan, ataupun prestasi material, melainkan juga dari sejauh mana mampu menjaga akhlak dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Ketaatan, akhlak, dan kebermanfaatan harus menjadi fondasi utama generasi muda. Kesuksesan sejati bukan hanya tentang pencapaian duniawi, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga nilai dan adab dalam kehidupannya,” tegas Muslim.
Muhammad Muslim juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak kepada diri sendiri, orang tua, dan guru. Sikap hormat dan taat kepada orang tua serta guru, menurutnya, merupakan salah satu kunci keberkahan dalam menuntut ilmu maupun menjalani kehidupan.
“Kunci sukses itu sederhana, yakni taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, serta menghormati guru. Jika itu dijaga, maka jalan menuju kesuksesan akan terbuka,” tegasnya.
Lebih lanjut menekankan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan moral. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.

Melalui kegiatan Haflatul Wada’ ini, MAN 1 Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang berdaya saing sekaligus berakhlak mulia. Para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa manfaat di tengah masyarakat serta mampu menjaga nilai-nilai keislaman di mana pun berada.Ke depan, madrasah diharapkan terus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas moral dan spiritualnya. Dengan demikian, lahir generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

