Surabaya – Keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya tercermin dari kedudukannya sebagai Rasulullah, tetapi juga dari bagaimana beliau menjalani kehidupan sebagai manusia yang penuh perjuangan, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Dari kehidupan yang sederhana tersebut, Rasulullah SAW menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang dibangun melalui akhlak, amanah, ketulusan, dan pengabdian yang terus dilakukan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Nilai-nilai tersebut menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya pada Senin (24/8/2026), bertempat di Aula Kankemenag Kota Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Surabaya sebagai bagian dari pembinaan spiritual sekaligus momentum untuk merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya ditempatkan sebagai agenda seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang bagi seluruh pegawai untuk menggali kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan Nabi Muhammad SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas kedinasan.

Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Fatkhul Mubin, hadir membuka kegiatan sekaligus memberikan pesan kepada seluruh pegawai agar semangat meneladani Rasulullah SAW terus dihidupkan dalam lingkungan kerja.
Menurut Mubin, terdapat banyak nilai keteladanan Rasulullah yang relevan dengan tugas seorang aparatur, di antaranya kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesabaran, kepedulian, serta ketulusan dalam memberikan pelayanan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi ASN Kementerian Agama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Kita harus berupaya terus-menerus dalam meneladani Nabi. Ketika kita melaksanakan pekerjaan dengan amanah, penuh tanggung jawab, dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, maka pekerjaan itu bisa bernilai ibadah,” jelas Mubin.
Ia menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW seharusnya tidak berhenti pada aspek kehidupan keagamaan, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Seorang ASN tidak cukup hanya menyelesaikan tugas, tetapi juga harus mampu menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam konteks pelayanan publik, keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui sikap ramah, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan tidak membeda-bedakan masyarakat dalam memberikan pelayanan. Setiap tugas yang dilakukan dengan niat pengabdian dan dilandasi nilai-nilai kebaikan pada akhirnya dapat menjadi bagian dari amal yang bernilai ibadah.
Spirit tersebut menjadi semakin relevan bagi jajaran Kementerian Agama yang memiliki tugas dan fungsi tidak hanya dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, tetapi juga dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan kualitas moral dan spiritual para aparatur.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali bahwa Rasulullah SAW mampu membangun perubahan besar melalui keteladanan. Beliau tidak hanya menyampaikan ajaran, tetapi terlebih dahulu memberikan contoh nyata melalui perilaku, akhlak, dan sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat inilah yang diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh ASN Kementerian Agama Kota Surabaya. Setiap pegawai diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya kompeten dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan mengambil spirit pengabdian Rasulullah SAW, Kemenag Surabaya berkomitmen terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada amanah dan kemanfaatan. Sebab, menjadi aparatur pada hakikatnya bukan hanya tentang menjalankan pekerjaan, tetapi juga tentang bagaimana setiap tugas dapat memberikan manfaat dan menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh ASN Kemenag Surabaya diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam bekerja, melayani, dan mengabdi. Dari keteladanan tersebut, diharapkan lahir aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga tulus, berintegritas, dan senantiasa menghadirkan pelayanan yang membawa kemaslahatan.

