SURABAYA – Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Kenjeran Kota Surabaya meneguhkan komitmen penuh dalam mengawal tertib administrasi dan legalitas aset keagamaan di wilayah Kecamatan Kenjeran. Hal ini diwujudkan dalam pendampingan prosesi pembacaan Akta Ikrar Wakaf (AIW) sebidang tanah seluas 36 m² yang berlangsung khidmat di ruang utama Masjid Nurul Hidayah, Kec. Kenjeran, Kota Surabaya pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini sekaligus merupakan upaya Kemenag Surabaya dalam meneguhkan Surabaya menjadi Kota Wakaf.
Penyuluh Agama Islam fungsional, Ustadz Hasan hadir langsung mendampingi H. Wahib, Kepala KUA Kec. Kenjeran selaku Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW). Kehadiran penyuluh menjadi bagian dari fungsi edukasi dan pengawasan agar proses peralihan hak milik umat berjalan sesuai regulasi negara dan ketentuan syariat. Tanah dengan nomor sertifikat 06594 yang berlokasi di Jl. Tanah Merah 4 Kenikir No. 20, Kelurahan Tanah Kali Kedinding ini, diwakafkan secara tulus oleh Wakif kepada jajaran Nadzir Yayasan Nurul Hidayah Surabaya.

Ustadz Hasan menegaskan pentingnya fungsi pendampingan sekaligus pengawasan pasca ikrar wakaf bahwa terkait dengan aset harus dikawal mulai dari proses pemberkasan data yang perlu dilengkapi hingga selesai. H. Wahib, Kepala KUA Kec. Kenjeran memberikan arahan tegas dan menekankan dalam sambutannya bahwa ikrar wakaf ini merupakan tanggung jawab besar atas pengelolaan aset yang kebermanfaatnya bisa di rasakan oleh umat yang kini diemban oleh pihak yayasan.

“Tugas utama Nadzir adalah mengelola harta benda wakaf sesuai peruntukannya serta wajib mengadministrasikan semua hal yang berkaitan dengan aset tersebut. Ini penting agar fungsi tanah wakaf ini benar-benar berjalan sesuai ketentuan syariat,” ujar H. Wahib.
H. Wahib juga mengingatkan bahwa transparansi adalah kunci utama. Masyarakat serta pihak Wakif memiliki hak kontrol yang sah terhadap pemanfaatan aset tersebut guna menghindari sengketa di masa depan.
Merespons arahan dan pendampingan dari pihak KUA serta Penyuluh Agama Islam, Ketua Nadzir Yayasan Nurul Hidayah, Muntholib menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Pihaknya berjanji akan mengoptimalkan lahan strategis tersebut untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam menunjang kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah Kenjeran.

