Surabaya— Semangat membumikan Al-Qur’an melalui gerakan Kota Tilawah terus menunjukkan perkembangan positif di Kota Surabaya. Dalam kurun waktu satu tahun, program yang berpusat di Kecamatan Rungkut tersebut telah menjadi wadah pembinaan generasi Qurani sekaligus melahirkan talenta-talenta unggul di bidang seni membaca Al-Qur’an.
Capaian tersebut menjadi bagian dari refleksi dalam perayaanMilad Ke-1 Kota Tilawah Kota Surabaya yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat diMasjid Jenderal Sudirman, Penjaringan, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan budaya cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Kepala KanKankemenag Kota Surabaya,Muhammad Muslim, hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perjalanan serta capaian Kota Tilawah selama satu tahun terakhir. Menurutnya, program tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun lingkungan yang mendukung pembelajaran Al-Qur’an sekaligus pembinaan qari dan qariah berkualitas.
Muslim menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan Kota Tilawah yang tumbuh menjadi ruang pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Keberadaan program ini dinilai mampu menghadirkan ekosistem positif bagi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an, mengembangkan kemampuan seni baca Al-Qur’an, serta berprestasi dalam berbagai ajang perlombaan.

“Saya sangat bangga dengan Kota Tilawah di Rungkut ini. Sinergi ini terbukti efektif mencetak qari dan qariah berkualitas tinggi,” ujar Muslim.
Menurut Muslim, keberhasilan Kota Tilawah tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, pemerintah kecamatan, tokoh agama, pembina Al-Qur’an, hingga dukungan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan program pembinaan Al-Qur’an di tingkat masyarakat.
Dalam perjalanan Kota Tilawah, Kecamatan Rungkut telah menjadi salah satu wadah yang mendorong lahirnya generasi berprestasi dalam bidang seni membaca Al-Qur’an. Para peserta binaan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mengharumkan nama Surabaya dalam berbagai kompetisi, baik tingkat daerah maupun regional.
Peringatan Milad Ke-1 ini juga menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan langkah ke depan agar gerakan Kota Tilawah dapat semakin berkembang dan menjangkau wilayah yang lebih luas. Perluasan program diharapkan mampu memperkuat budaya membaca Al-Qur’an serta menghadirkan lebih banyak generasi Qurani di Kota Surabaya.
Kementerian agama (Kemenag) Kota Surabaya terus mendorong kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, Kota Tilawah diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam membumikan Al-Qur’an sekaligus mempertahankan tradisi prestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kota Surabaya.

