Surabaya – Suasana haru, bangga, dan penuh syukur menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirussanah MIN 2 Kota Surabaya yang digelar sebagai momentum pelepasan peserta didik kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar para siswa selama enam tahun di madrasah sekaligus mengantarkan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. MIN 2 Kota Surabaya dikenal sebagai madrasah yang berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun karakter keislaman.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Fatkhul Mubin, Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha (TU) Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya serta Agus Yulianto, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya. Kehadiran para pejabat Kementerian Agama menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap keberhasilan MIN 2 Kota Surabaya dalam mendidik generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Dalam sambutannya, Abdul Kholiq, Kepala MIN 2 Kota Surabaya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta orang tua yang telah bersinergi dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik selama enam tahun terakhir.
“Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan belajar, menumbuhkan rasa syukur, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya. Kami berharap seluruh lulusan MIN 2 Kota Surabaya dapat menjadi generasi yang unggul, berakhlakul karimah, dan mampu mengharumkan nama keluarga, madrasah, bangsa, dan agama,” ujarnya.

Sementara itu, Fatkhul Mubin, Plt. Kasubag TU Kemenag Kota Surabaya memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih MIN 2 Kota Surabaya. Beliau berpesan agar para lulusan terus menjaga semangat belajar, disiplin, serta nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah.
Senada dengan hal tersebut, Agus Yulianto, Kasi Pendma Kemenag Kota Surabaya mengajak seluruh lulusan untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan pendidikan sebagai bekal dalam meraih cita-cita. Menurutnya, madrasah telah memberikan fondasi yang kuat bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah diisi dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI, penyerahan penghargaan kepada peserta didik berprestasi, pembacaan doa, serta berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa yang memukau para tamu undangan. Penampilan tersebut menjadi bukti keberhasilan madrasah dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik secara seimbang.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan antara siswa, guru, serta orang tua. Momen tersebut menjadi simbol perpisahan yang penuh makna sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan MIN 2 Kota Surabaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui Haflah Akhirussanah ini, MIN 2 Kota Surabaya kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

