SURABAYA –Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pelestarian alam, KUA Kecamatan Gayungan mempunyai program pemberian bibit tanaman kepada setiap Calon Pengantin (Catin) yang mendaftar. Kegiatan ini berlangsung sejak tahun 2024. Bibit tanaman ini diberikan bersamaan dengan Bimbingan Perkawinan. Selain dibekali ilmu dan nasehat tentang perkawinan, Catin juga diedukasi tentang pentingnya tentang cinta lingkungan. Melalui program âSatu Catin Satu Tanamanâ, setiap pasangan calon pengantin menerima satu bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan rumahnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari ajakan kepada masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Penyuluh Agama KUA Kec. Gayungan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam pepohonan dan membuat bibit tanaman. Sirih hijau, sirih merah, bunga telang, pandan, lidah mertua, singkong, kunir, palem, pohon pisang adalah tanaman yang mudah ditanam dan sarat manfaat yang berhasil dibudidayakan di KUA Gayungan.
M. Hasan, Kepala KUA Kecamatan Gayungan menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pelestarian lingkungan hidup serta implementasi nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan manusia untuk menjaga dan memakmurkan bumi. âPernikahan merupakan ibadah yang panjang atua ibadah seumur hidup, merawat tanaman juga merupakan amal kebaikan atau ibadah menjaga bumi. Kami berharap setiap pasangan yang memulai kehidupan rumah tangga juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab kepada generasi mendatang,â ujarnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2024, ratusan tanaman telah diberikan kepada pasangan calon pengantin di wilayah Kecamatan Gayungan. Para catin antusias dengan program ini. KUA Gayungan berharap kegiatan ini berkesinambungan, tidak hanya menjadi inspirasi bagi Catin namun juga masyarakat secara luas.

