Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menetapkan jadwal resmi pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026. Seluruh madrasah di bawah naungan Kemenag, termasuk di Kota Surabaya, wajib mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Perdirjen Pendis Nomor 751 Tahun 2026 tersebut.
Jadwal Pelaksanaan Ujian Madrasah
Ujian Madrasah 2025/2026 dilaksanakan dengan rentang waktu yang berbeda untuk setiap jenjang:
Madrasah Aliyah (MA): 2 Maret â 18 April 2026
Madrasah Tsanawiyah (MTs): 20 April â 16 Mei 2026
Madrasah Ibtidaiyah (MI): 20 April â 16 Mei 2026
Pengumuman Kelulusan
Pengumuman kelulusan peserta didik dijadwalkan sebagai berikut:
MA/MAK: 4 Mei 2026
MI dan MTs: 2 Juni 2026
Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) 2026/2027
Bersamaan dengan pelaksanaan ujian, Kemenag juga telah menerbitkan Juknis Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027 melalui SK Dirjen Pendis Nomor 10041 Tahun 2025. Seleksi penerimaan murid baru berlangsung mulai Maret hingga Juli 2026 melalui jalur prestasi, reguler, dan afirmasi.
Imbauan Kemenag Kota Surabaya
Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya mengimbau seluruh madrasah untuk mempersiapkan siswa dengan sebaik-baiknya dalam menghadapi Ujian Madrasah. Orang tua dan wali murid diharapkan mendukung penuh proses belajar putra-putri mereka agar dapat meraih hasil terbaik.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Kemenag Kota Surabaya atau mengunjungi website resmi kami di kemenagsby.com.
Surabaya â Ratusan siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Surabaya memenuhi halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Surabaya pada Kamis, 4 Februari 2026. Mereka hadir untuk mengikuti Lomba Mewarnai Kaligrafi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Open Madrasah MIN 2 Surabaya Tahun 2026.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy. Kehadiran Kakan Kemenag Surabaya memberikan semangat tersendiri bagi seluruh civitas madrasah, mulai dari tenaga pendidik, peserta didik, hingga ratusan orangtua yang turut hadir mendampingi putra-putri mereka.
Dua Agenda Utama yang Saling Melengkapi
Open Madrasah MIN 2 Surabaya tahun ini menghadirkan dua agenda utama, yaitu Lomba Mewarnai Kaligrafi memperebutkan Piala Kemenag Kota Surabaya, dan Sesi Parenting bagi orangtua wali murid. Kedua kegiatan ini dirancang berjalan bersamaan agar orangtua dan anak-anak dapat bersama-sama merasakan suasana madrasah yang hangat dan edukatif.
Peserta lomba adalah siswa-siswi TK-B dan RA dari berbagai lembaga pendidikan se-Kota Surabaya. Mereka tampak antusias mengekspresikan kreativitas melalui karya seni kaligrafi Islami. Sorak sorai orangtua yang mendampingi menambah semangat para peserta untuk menampilkan karya terbaik mereka.
Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. Melalui kaligrafi, anak-anak diajak mengenal huruf Arab sekaligus memahami keindahan seni budaya Islam sejak dini. Keterampilan ini diharapkan terus berkembang seiring bertambahnya usia, sehingga melahirkan generasi yang cerdas secara akademik sekaligus peka secara spiritual.
Parenting: Sinergi Madrasah dan Keluarga
Sementara para peserta lomba asyik berkreasi, orangtua mengikuti sesi Parenting bersama narasumber Ustadz Suhadi Fadjaray. Mengangkat tema “Sinergi Antara Madrasah dan Orangtua Membentuk Generasi Berakhlakul Karimah”, sesi ini berlangsung hangat dan penuh diskusi aktif.
Ustadz Suhadi menegaskan bahwa madrasah dan orangtua bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya harus berjalan beriringan demi mewujudkan pendidikan yang paripurna.
Ia juga menyampaikan tips praktis mendidik anak di era digital, mulai dari pentingnya komunikasi terbuka antara orangtua dan anak, cara menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, hingga strategi mendampingi anak menghadapi pengaruh teknologi yang terus berkembang.
Kakan Kemenag: Madrasah Bukan Sekadar Tempat Belajar
Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad Muslim menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Open Madrasah merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap madrasah serta menanamkan nilai-nilai pendidikan sejak usia dini.
Beliau juga menegaskan komitmen Kemenag Kota Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di seluruh wilayah Surabaya.
“Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan umum, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak mulia generasi penerus bangsa. Kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap madrasah terus meningkat dari waktu ke waktu,” ujar Kakan Kemenag Surabaya.
Kepala MIN 2: Ini Baru Awal dari Sinergi yang Lebih Besar
Kepala MIN 2 Kota Surabaya, Abdul Kholiq, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orangtua yang telah hadir. Menurutnya, kehadiran orangtua adalah wujud nyata kepercayaan masyarakat terhadap MIN 2 Surabaya.
Abdul Kholiq berharap Open Madrasah ini menjadi titik awal sinergi yang lebih erat dan berkelanjutan antara orangtua dan madrasah. Ia meyakini kolaborasi harmonis kedua pihak adalah kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh â akademik, spiritual, maupun sosial-emosional.
Sebagai salah satu madrasah negeri terkemuka di Surabaya, MIN 2 berkomitmen terus berinovasi melalui penguatan kurikulum berbasis kompetensi, pengembangan karakter Islami, dan peningkatan fasilitas belajar yang mendukung kreativitas dan produktivitas siswa.
Melalui kegiatan ini, MIN 2 Kota Surabaya menegaskan kembali semangat untuk terus menjalin kerja sama dengan orangtua dan masyarakat demi mewujudkan generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah â generasi penerus bangsa yang tangguh di masa depan.